GEMA LANTUNAN AYAT SUCI WARNAI JUMAT PAGI DI SMP NEGERI 1 PURWOJATI
- Jum'at, 23 Januari 2026
- Sukur Waluyo
- 0 komentar
PURWOJATI, 23 Januari 2026 – Suasana pagi di SMP Negeri 1 Purwojati terasa berbeda dan lebih menyejukkan hati pada hari ini, Jumat (23/1/2026). Ratusan siswa, dewan guru, serta staf tata usaha (TU) berkumpul memadati lapangan sekolah untuk mengikuti kegiatan kokurikuler pembacaan Juz Amma dan Asmaul Husna secara massal.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.00 WIB ini diawali dengan pengondisian siswa yang duduk rapi di lapangan terbuka. Di bawah langit pagi yang cerah, gema lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an terdengar serempak dan harmonis, menciptakan atmosfer yang khidmat dan penuh kedamaian di lingkungan sekolah.

Penguatan Karakter Religius
Pihak sekolah menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ritual mingguan, melainkan bagian integral dari program kokurikuler yang dirancang untuk memperkuat pendidikan karakter siswa.
"Pendidikan tidak hanya soal mengejar nilai akademis, tetapi juga tentang bagaimana membentuk hati dan akhlak. Melalui pembacaan Juz Amma dan Asmaul Husna bersama-sama ini, kami ingin menanamkan kecintaan pada Al-Qur'an serta memohon keberkahan dalam proses belajar mengajar," ujar Ibu Istiqomah, S.Ag Kesiswaan SMP Negeri 1 Purwojati dalam sambutannya di sela-sela kegiatan.
Keunikan dari kegiatan ini adalah keterlibatan total dari seluruh warga sekolah. Tidak ada sekat antara guru, karyawan, dan siswa. Semuanya duduk bersama, melafalkan Asmaul Husna—sembilan puluh sembilan nama Allah yang indah—dengan penuh penghayatan. Hal ini sekaligus menjadi simbol kebersamaan dan kekeluargaan yang erat di lingkungan SMP Negeri 1 Purwojati.

Antusiasme Siswa
Para siswa tampak mengikuti kegiatan dengan tertib. Bagi mereka, kegiatan ini menjadi cooling down atau penyejuk pikiran sebelum memulai padatnya aktivitas pembelajaran di kelas.
"Rasanya lebih tenang dan siap untuk belajar. Senang juga bisa membaca bareng-bareng teman satu sekolah dan bapak ibu guru di lapangan," ungkap Disti siswa kelas VIIA yang mengikuti kegiatan tersebut.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesuksesan seluruh warga sekolah, serta harapan agar nilai-nilai religius yang ditanamkan dapat tercermin dalam perilaku siswa sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat. Setelah kegiatan usai, para siswa kelas IX kembali ke kelas masing-masing dengan tertib untuk mengikuti kegiatan Try Out TKA kelas VII dan VIII melanjutkan pembelajaran di rumah.

Kegiatan positif seperti ini diharapkan dapat terus konsisten dilaksanakan sebagai benteng moral bagi generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks di tahun 2026 ini.