SEKOLAH ADIWIYATA
- Jum'at, 23 Januari 2026
- Sukur Waluyo
- 0 komentar
BUKAN HANYA PELESTARIAN ALAM TETAPI UPAYA PENANAMAN KARAKTER PEDULI BAGI SISWA SMP N 1 PURWOJATI
Karmiati
Pelestarian alam adalah sebuah urgensi vital, fondasi bagi keberlanjutan hidup kita. Di era modern yang serba praktis, ketergantungan pada barang sekali pakai mengancam ketersediaan sumber daya alam di masa depan. Contohnya, penggunaan botol plastik sekali pakai yang terus meningkat menyebabkan penumpukan sampah yang mencemari lingkungan. Menyadari hal ini, pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), menggalakkan program Adiwiyata sebagai upaya pelestarian alam yang dimulai dari lingkungan sekolah. Status Adiwiyata yang disandang sebuah sekolah menjadi langkah strategis dalam menanamkan kesadaran pelestarian alam sejak dini pada siswa, generasi penerus yang akan memegang peranan penting di masa depan.

Sejalan dengan visi tersebut, SMP N 1 Purwojati telah aktif mengikuti dan menyelenggarakan program Adiwiyata sejak awal program ini digulirkan. Setelah status Adiwiyata Provinsi berakhir pada tahun 2024, sekolah berupaya untuk memperpanjang status tersebut atau bahkan meningkatkannya ke tingkat Nasional dengan mengajukan permohonan. Namun, di awal tahun 2025, pengajuan ke Adiwiyata Nasional belum membuahkan hasil, sehingga status sekolah kembali menjadi Adiwiyata Kabupaten. Meskipun demikian, semangat Adiwiyata di SMP N 1 Purwojati tidak padam; sekolah tetap berkomitmen bahwa pelestarian alam adalah tanggung jawab bersama. Salah satu buktinya adalah dengan terus mengadakan kegiatan rutin seperti pemilahan sampah organik dan anorganik, serta pembuatan kompos dari sampah daun di lingkungan sekolah. Lebih lanjut, siswa memiliki kebun kelas yang ditanami tanaman obat keluarga (TOGA) dan dipelihara secara mandiri, menunjukkan tanggung jawab dan pemahaman mereka tentang manfaat tanaman herbal.

Lebih dari sekadar pelestarian alam, program Adiwiyata bertujuan mewujudkan lingkungan sekolah yang nyaman, sehat, hijau, indah, dan asri, serta yang terpenting, membentuk karakter siswa. SMPN 1 Purwojati menempatkan pembentukan karakter siswa sebagai prioritas utama, dengan misi menanamkan rasa kepedulian terhadap sesama dan lingkungan, yang selaras dengan tujuan program Adiwiyata. Untuk mewujudkan sekolah Adiwiyata, diperlukan upaya kolektif dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang kebersihan sekolah, penanaman pohon, pengelolaan sampah, serta pemeliharaan kelestarian air dan energi. Proses ini menjadi sarana efektif untuk menanamkan karakter peduli sesama dan lingkungan pada diri siswa. Misalnya, siswa secara aktif terlibat dalam kegiatan menanam pohon di sekitar sekolah, membersihkan selokan dari sampah, dan menghemat penggunaan air dan listrik. Untuk memastikan program berjalan efektif, dibentuk Duta Adiwiyata di setiap kelas dan Tim Adiwiyata siswa di tingkat sekolah. Selain itu, sekolah juga menerapkan penghematan air wudhu dengan memanfaatkan air bekas wudhu yang ditampung untuk menyiram tanaman. Siswa juga diajarkan untuk mematikan listrik jika sudah tidak digunakan, serta memelihara minimal 5 pot bunga di setiap kelas, menciptakan lingkungan yang asri dan nyaman. Program kebersihan kelas dan sekolah juga dijalankan secara rutin, melibatkan seluruh siswa dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah.

Dengan strategi yang komprehensif ini, SMP N 1 Purwojati akan terus berupaya menjalankan program Adiwiyata, dengan harapan tertinggi dapat meraih status Adiwiyata Nasional. Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen tersebut, SMPN 1 Purwojati telah menerima penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata pelaksana terbaik 1 Kabupaten Banyumas pada tahun 2025, yang disertai dengan piagam dan uang pembinaan sebesar Rp 10.000.000. Dana ini kemudian digunakan untuk mengembangkan fasilitas pendukung program Adiwiyata, seperti pembuatan taman sekolah yang lebih representatif dan pengadaan alat-alat pengolahan sampah. Apresiasi ini menjadi motivasi besar bagi sekolah untuk terus mengembangkan program Adiwiyata.
Melalui program Adiwiyata, selain menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, bersih, sehat, dan nyaman, manfaat yang lebih besar adalah terbentuknya karakter siswa secara nyata. Siswa menjadi lebih peduli terhadap lingkungan, memiliki rasa tanggung jawab, dan mampu menerapkan prinsip-prinsip pelestarian alam dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diharapkan pemerintah dapat memberikan apresiasi yang lebih beragam kepada sekolah-sekolah penyelenggara Adiwiyata, sehingga tujuan utama pelestarian alam dapat terwujud secara berkelanjutan.