SUJUD SYUKUR DAN BAGI TAKJIL GRATIS WARNAI KELULUSAN SISWA KELAS IX 2017/2018

Posted on: June 29, 2018, by :

Tanggal 28 Mei adaah tanggal yang ditunggu-tunggu siswa kelas 9. Karena pada tanggal tersebut diumumkannya kelulusan hasil ujian yang telah dilalui. Setelah sebelumnya pada tanggal 25 Mei diumumkan hasil UNBK. Jika pada tahun lalu pengumuman kelulusan dilaksanakan sehari setelah disampaikannya hasil UN dari Dinas Pendidikan kepada sekolah, umtuk tahun ini sedikit berbeda. Pengumuman kelulusan dilaksanakan beberapa hari setelah hasil UN diberikan. Dalam hal ini siswa dapat melihat terlebih dahulu hasil UN sebelum menerima hasil kelulusan.

Pengumuman kelulusan yang bertepatan dengan bulan Romadhon membuat tim kurikulum dan kesiswaan merancang acar kelulusan yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Untuk tahun ini siswa yang datang ke sekolah diminta untuk memakai busana muslim. Dari kesiswaan meminta para siswa untuk membawa minimal satu bungkus takjil yang akan dibagikan secara gratis kepada para masyarakat dan pengguna jalan depan sekolah. Adapaun tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan budaya baru dalam merayakan kelulusan. Sering perayaan kelulusan didentikan dengan aksi corat coret dan konvoi keliling kendaraan bermotor. Nah, untuk tahun ini budaya tersebut mulai dihilangkan dengan kegiatan posistif. Dimintanya siswa memamakai pakain muslim menurut Bu Sri Wahyuni selaku urusan kurikulum guna menecegah para siswa melakukan aksi corat soret seragam disamping itu siswa yang lulus diajak untuk sujud syukur yang merupakan bentuk  pengingatan akan rejeki yang diberiakn Tuhan kepada para siswa. Sedang pembagian takjil gratis bertujuan mendidik siswa untuk bisa berbagi kebahagiaan  kepada masyarakat sekitar atas kelulusan yang mereka raih, demikian yang diungkapkan Bu Istqomah selaku koordinator bagi takjil gratis.

Pengurus OSIS membantu mebagikan Takjil dari Siswa kelas 9

Adapun pengumuman kelulusan dimulai pukul 13.00. Diawali dengan kegiatan apel siswa dimana dalam kegiatan apel diumumkan 10 besar siswa yang memperoleh nilai tertinggi UNBK. Ke sepuluh siswa mendapatkan penghargaan berupa sertifikat, khusus peringkat 1,2 dan 3 mendapat piala. Penghargaan tersebut langsung diberikan oleh kepala sekolah, Bapak Agus Suwarno. Setelah pengumuman sepuluh besar tersebut kemudian siswa diminta membimbing para orang tua mereka menuju kelas masing-masing. Tampak para siswa sumringah setelah  membuka amplop berisi pengumuman bersama para orang tua. Setelah semua siswa mengetahui hasil pengumuman para siswa diminta mmemasuki kelas 7 yang sudah di kondisikan untuk kegiatan sujud syukur. Dengan dipimpin oleh Pak Khayyun selaku guru agama Islam para siswa diajak sujud syukur bersama. Kemudian siswa dihimbau untuk pulang bersama siswa dan tidak melakukan aksi corat-coret maupun konvoi. Siswapun keluar dengan tertib.

Sementara di lingkungan sekolah berlangsung pembagian pengumuman dan sujud syukur di depan sekolah para pengurus OSIS membagikan takjil yang dibawa siswa kelas 9. Jumlah takjil yang terkumpul relatif banyak, tidak sedikit siswa membawa lebih dari satu bungkus takjil. Awalnya masyarakat sekitar heran dengan adanya para pengurus OSIS yang mencegat para pengemudi kendaraan bermotor guna diberi takjil. Tidak sedikit yang mengira takjil yang disodorkan siswa adalah barang dagangan sehingga mereka menolak takjil tersebut dengan mengatakan “Nyong ora tuku” bahkan ada yang menolak dengan mengatakan “Nyong puasa, Nyong Puasa”. Tentu saja pemandangan tersebut terlihat lucu yang mengundang senyum para siswa dan guru pendamping. Hal ini dapat dipahami mengingat kegiatan semacam ini jarang diadakan bahkan boleh dikatakan baru kali ini dilakukan  di wilayah kecamatan Purwojati. Mayarakat menyaksikan kegiatan ini mengapresiasi positif. Mereka mendukung kegiatan ini untuk rutin diadakan . Bahkan para orang tua siswa kagum terhadap kepedulian para siswa. Tidak sedikit orang tua yang mengabadikan kegiatan ini dengan mengambil gambar dari HP.

Seorang pengguna jalan tampak gembira saat menerima takjil gratis

Ya, sudah selayaknya para siswa diajarkan bagaimana rasa syukur khususnya kelulusan di ekspresikan dengan positif. Dengan mengingat kehdiran Tuhan sebagai zat sang pemberi rezeki siswa diajarkan untuk takabur dan selalu rendah hati. Dengan membagikan takjil gratis siswa diajarkan betapa pentingnya berbagi dengan sesama dalam mengekspresikan rasa syukur.

 

Alhamdulillah tahun ini siswa kelas 9 lulus 100%. Semoga siswa lulusan tahun pelajaran 2017/2018 ini menjadi anak yang sholeh dan sholehah berbakti kepada orang tua. Semoga Kelak mereka menjadi orang sukses di bidangnya, pandai bersyukur dan senang berbagi dengan sesama. Amin.

 

Leave a Reply