GERAKAN BANGKOK GEDI UPAYA MENGURANGI SAMPAH PLASTIK

Posted on: February 5, 2019, by :

Salah satu problem utama dalam pengelolaan lingkungn sekolah adalah keberadaan sampah. Demikian juga di SMP N 1 Purwojati problem sampah menjadi masalah yang harus segera ditangani. Sampah yang paling sulit ditangani adalah sampah plastik khususnya plastik basah bekas kemasan makanan. Hal ini sering berdampak pada kondisi sekolah yang terlihta kotor jika jam istirahat berakhir. Lingkungan yang pada pagi harinya dibersihkan oleh petugas menajdi kelihatan kotor lagi dengan sampah plastik yang bertebaran di beberapa sudut sekolah.

Kondisi di atas tentu saja tidak bisa diniarkan, apalagi sekolah sejak tahun 2016 mendapat predikat sebagai sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten. Meski tidak kurang-kurangnya bapak ibu guru mengingatkaj untuk membuang samapah pada tempatnya faktanya masih ada siswa yang membuang sampah sembarangan. Kalaupun dibuang di tempat sampah sekolah kesulitan mendaur ulang sampah-sampah plastik  khususnya plastik basah.

Guna mengatasi maslah di atas sejak bulan desember sekolah menagadakan gerakan siswa membawa mangkok dan gelas sendiri yang kemudian disebut BANGKOK GEDI. Gerakan bangkok gedi ini diawali dengan penyediaan mangkok dan gelas oleh koperasi hal ini untuk memudahkan siswa menadapatkan mangkok dan gelas juga untuk menghindari siswa yang tidak membawa mangko dan gelas dengan beralasan belum sempat ke toko. Hal ini juga bagus untuk kesetragaman dan ketertiban.

 

Menurut Bu Sri Wahyuni selaku pengelola K7 dengan adanya siswa yang jajan dengan menggunakan mangkok dan gelas sendiri cukup efektif dalam mengurangi sampah plastik.Diperkirakan sampah plastik berkurang 30% hal ini sebenarnya masih bisa ditingkatkan jika gerakan ini sudah diwajibkan untuk semua siswa. Pada bulan Desember masih bersifta himbauan. Hal ini dikarenakan belum semua siswa membawa mangko dan gelas sendiri. Untuk bulan januari 2019 semua diwajibkan menggunakan mangkok atau gelas saat membeli jajanan di kantin. Bagi yang tidak membawa mangkok dan gelas sendiri tidak akan dilayani bahkan menadapat sanksi.

Semoga gerakan BANGKOK GEDI ini dapat berjalan seterusnya karena hal ini benar-benar bermanfaat bagi terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman. Disamping itu gerakan ini bagina dari warga sekolah berperan aktif dalam penanggulangan penecemaran bumi yang saat ini cukup mengkhawatirkan. Sampah plastik tidak hanya mengurangi kesuburan sampah bahkan samapah plastik juga mengancam leberlangsungan hewan baik darat maupun laut. Semoga gerakan ini merata di semua sekolah di Indonesia dan dunia pada umumnya. Amin.

Leave a Reply